Sebagai negara kepulauan, Indonesia menyimpan sejuta kekayaan alam di
dalamnya. Tanah surga, kata sebagian orang. Berikut adalah 10 surga yang
ada di Indonesia.
1. PULAU WEHPulau ini berlokasi di bagian paling barat dari kepulauan Indonesia, tepatnya di Selat Malaka. Menyelam adalah salah satu kegiatan yang bisa dilakukan di sini. Bagi kamu yang ingin menyelam, terdapat instruktur selam yang siap mengantarkan kamu ke berbagi lokasi penyelaman seperti Taman Laut di Pulau Rubiah. Lautnya menyimpan fauna-fauna eksotis seperti pari manta, hiu, paus, lumba-lumba dan penyu. Selain pantai, kamu juga bisa menikmati wisata bahari dan air terjun yang ada di dalam hutan.
2. TANJUNG KILUAN
Tanjung Kiluan bertempat di Desa Kiluan Negeri, Negeri, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Terletak di bagian paling selatan, jarak tempuh dari ibukota Bandar Lampung adalah 80 km. Teluk ini terkenal akan air lautnya yang jernih, serta hamparan pasir putih di sepanjang bibir pantai.
Yang unik, teluk ini merupakan jalur migrasi hewan yang biasanya hanya bisa kita jumpai di Seaworld; yaitu lumba-lumba. Ada dua jenis lumba-lumba yang sering terlihat, yaitu lumba-lumba mulut botol (Tursiops truncatus) dan lumba-lumba paruh panjang (Stenella longirostris). Konon, jumlah lumba-lumba yang melintasi Teluk ini merupakan jumlah yang terbesar di dunia.
3. PANTAI NGURFATUR
Pantai yang terdapat di Provinsi Maluku, ini tertelak di Kepulauan Kei. Kepulaun Kei ini merupakan gugusan pulau yang berada di antara Laut Seram, Laut Banda dan Laut Arafuru. Keunikan dari Pantai ini adalah hamparan pasir selebar 7 meter, di tengah-tengah laut yang membagi pantai menjadi dua bagian. Selain pasirnya yang putih, Ngurfatur juga memilikki air yang sangat biru jernih.
Di pantai ini, terdapat penyu belimbing yang dikenal dengan nama tabob oleh masyarakat setempat. Penyu jenis ini dilindungi dan memiliki penangkaran di sekitar pantai yang dikelola oleh WWF. Bahkan, jika beruntung, kamu bisa melihat burung australian pelikan yang sedang bermigrasi ke Maluku dari tempat tinggal mereka di Australia dan Papua New Guinea.
4. PANTAI DATO MAJENE
Pantai Dato Majene dapat ditemukan di Dusun Pangale, berada sekira 7 km dari Kota Majene, di Provinsi Sulawesi Barat. Dari kota Majene sendiri, waktu tempuh untuk yang diperlukan untuk mencapai pantai ini adalah 15 menit.
Keindahan pantai ini masih terjaga dengan alami. Dato Majene terbagi 2 bagian, yaitu pantai berpasir putih halus dan pantai beralaskan karang. Selain wisata pantai, wisatawan juga dapat menikmati wisata budaya dan kuliner khas suku Mandar, yaitu suku asli Sulawesi Barat.
5. TAMAN LAUT 17 PULAU RIUNG
Taman Laut 17 Pulau Riung merupakan gugusan pulau-pulau yang besar dan kecil terhampar memanjang dari Toro Padang di sebelah barat hingga Pulau Pangsar di sebelah Timur. Letaknya di Ngada, Kabupaten Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur. Lokasi Taman Laut 17 Pulau Riung berada di Kecamatan Riung yang meliputi lima desa, yaitu: Sambinasi, Nangamese, Benteng Tengah, Tadho dan Lengkosambi.
6. PULAU MISOOL
Pulau Misool merupakan satu dari empat pulau terbesar di Kepulauan Raja Ampat, Provinsi Papua Barat. Misool berbatasan langsung dengan Laut Seram dan perairan laut lepas yang menjadi jalur lintas hewan besar termasuk paus.
Kepulauan Raja Ampat sendiri termasuk daerah segitiga karang dunia dimana taman bawah lautnya menyimpan sekira 75% jenis ikan hias dan segitiga karang yang ada di dunia. Bukan hanya kekayaan dan keindahan alam, Pulau Misool juga memiliki keanekaragaman budaya dan adat istiadat dari masyarakat lokalnya, berupa lukisan di dinding-dinding gua setempat.












Kriing…kriing…ada
sepeda…sepedaku roda dua.. Hhmm.. kalian pasti suka menyanyikan lagu
ini ketika sedang mengayuh sepeda. Nah, kira-kira seperti apa ya bentuk
sepeda ketika awal mula ditemukannya? Apakah memang seperti yang sudah
sering kalian pakai? Bagaimana bentuk rodanya? Yuk kita cari tau…


